Simak Catatan Positif Kinerja Bea Cukai Magelang Sepanjang Tahun 2025
Di publish pada 19-01-2026 11:17:22
Optimalkan tugas di bidang pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara, Bea Cukai Magelang catat kinerja positif sepanjang tahun 2025
Hasil ini diraih melalui berbagai program strategis, seperti penguatan pelayanan kepabeanan dan cukai, peningkatan asistensi kepada pelaku usaha dan UMKM, serta optimalisasi pengawasan peredaran barang kena cukai ilegal.
“Kinerja yang kami raih sepanjang 2025 tidak lepas dari sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum,, pelaku usaha, masyaraat dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kepala Kantor Bea Cukai Magelang, Imam Sarjono.
Dari sisi penerimaan negara, Bea Cukai Magelang mencatatkan realisasi yang melampaui target. Dari target penerimaan sebesar Rp739,9 miliar, realisasi yang berhasil dibukukan mencapai Rp812,2 miliar atau 109,7%. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan, yakni sekitar 237,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kontribusi terbesar berasal dari penerimaan cukai hasil tembakau,” ujar Imam.
Menurutnya, hasil ini didorong oleh optimalisasi pengawasan di bidang cukai serta meningkatnya kepatuhan pengguna jasa. Selain itu, pendekatan asistensi dan pendampingan kepada pelaku usaha turut berperan dalam menjaga keberlanjutan penerimaan negara. “Kami tidak hanya berfokus pada target penerimaan, tetapi juga pada upaya membangun kepatuhan yang berkelanjutan.”
Selain menjalankan peran sebagai revenue collector, Bea Cukai Magelang juga menjalankan fungsi community protector dengan melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal. Sepanjang 2025, Bea Cukai Magelang telah melakukan penindakan terhadap 2,9 juta batang rokok ilegal serta 241 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal. Total nilai barang hasil penindakan tersebut diperkirakan mencapai Rp4,4 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp2,9 miliar.
Di bidang fasilitasi perdagangan dan perindustrian, Bea Cukai Magelang terus memberikan layanan optimal kepada perusahaan Kawasan Berikat di wilayah Magelang dan Temanggung. Upaya ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi, sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Dukungan terhadap UMKM juga menjadi perhatian serius Bea Cukai Magelang. Melalui Program Klinik Ekspor, Bea Cukai memberikan sosialisasi ketentuan di bidang ekspor serta pendampingan intensif kepada pelaku UMKM agar mampu menembus pasar internasional. Hasilnya, sebanyak 10 perusahaan yang tergabung dalam UMKM binaan Bea Cukai Magelang berhasil melakukan ekspor secara berkelanjutan ke berbagai negara di lima benua.
“Kami akan terus berbenah dan berinovasi agar Bea Cukai semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Imam.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses